Suatuhari, Bawang Putih, mencuci baju ibu tiri dan Bawang Merah di sungai. Bawang Putih tak menyadari jika sepotong kain milik ibunya hanyut di sungai. Ia pun merasa sedih, berpikir jika kain itu tidak ditemukan, ia akan disalahkan, dihukum, atau diusir dari rumah.
Terusngakon si Bawang Abang ngetutke Bawang Putih nek umbah-umbah. Liya dina Bawang Abang, kandha karo ibune yen arep ngumbahi menyang kali. Nanging sak temene mung arep nyekel iwak mas ajaib sing gawene ngewangi ngumbahi Bawang Putih.
penelitianperbandingan cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih dan Semangka Emas karena belum pernah diteliti. Unsur-unsur yang terkandung dalam karya sastra dalam hal ini cerita rakyat sering memiliki kemiripan dengan cerita di daerah lain, yaitu persamaan motif.
penelitianmenunjukkan bahwa cerita rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih, Cinderella, dan Si Cantik Vasilisa memiliki perbedaan latar dan alur cerita, namun memiliki persamaan konflik melalui peran ibu tiri yang terepresentasikan melalui karakter yang jahat. Kata-kata kunci: perbandingan, struktur, cerita rakyat Abstract
CERITARAKYAT BAWANG PUTIH & BAWANG MERAH Ing satunggaling dusun wonten kaluarga bahagia yaiku kaluarganipun Bawang Putih. Nanging bapak Bawang Putih seg wonten tugas luar kota dados Bawang Putih tinggal kaliyan ibune ingkang seg gerah. Wonten kaluarga ingkang mboten seneng kaliyan kaluarga Bawang Putih yaiku kaluarga Bawang Merah. * Dinten enjing
Padazaman dahulu kala hiduplah sebuah keluarga yang sangat bahagia terdiri dari seorang ibu yang cantik dan baik hati, seorang ayah yang bekerja sebagai pedagang dan seorang puteri yang bernama
VFpC.